Naik kereta pertama ke Jogja

Suatu hari menjelang wisuda di tahun 2007, selesei KP di Indocement Citereup, saya mampir sebentar ke Sukabumi dan mengunjungi kedua teman saya yang hampir sama ajaibnya, Cici dan Linda. Tujuan awalnya hanya mengunjungi Linda di kantornya dan main sebentar ke kosan untuk kemudian lanjut ke Jogja. Saya sendiri tentunya yang ke Jogja. Setelah mengobrol cukup lama, tiba-tiba muncul ide untuk pergi bersama-sama naik kereta ke Jogja. Tanpa rencana, tanpa bawa bekal, dllnya. Informasi yang kami tau, kereta ekonomi ke Jogja berangkat dari stasiun Kiara condong, tanpa tau jam keberangkatan dan harga tiket. Again, trip dadakan dan modal nekat.

Berangkatlah kami sore hari sekitar jam 3 naik bis dari Sukabumi ke terminal leuwi panjang, Bandung. Sesampainya di Leuwi Panjang, kami heboh mencari angkot tujuan Kiaracondong. Setelah 20-30 menit kami sampai di kiaracondong, berlarian ke loket tiket karena ternyata kereta ke jogja akan berangkat dalam waktu beberapa menit lagi. Tanpa basa-basi langsung kami menyodorkan uang sambil berkata, 3 tiket ke Jogja, malam ini!. Setelah tiket di tangan, secepat kilat kami berlari dan menaiki kereta dibantu beberapa tentara yang ada di kereta karena ternyata cukup tinggi dan tangga untuk naik sudah diangkat. Hup kami duduk, dan keretapun berangkat. Rezeki anak sholeh, kami tidak tertinggal..sayang sekali kami tidak bisa duduk berdekatan karena kereta sangat penuh, ah dapat tempat duduk saja sudah syukur. Ternyata naik kereta ekonomi memang unik, berbagai macam orang ada disana. Mulai dari rombongan tentara, ibu-ibu tua menggendong anak, anak-anak muda tanggung dengan dandanan yang kekinian, sampai bapak-bapak tua pulang kerja dengan wajah kelelahan. Keunikan lain, tentu saja karena kereta ini berhenti di setiap stasiun, banyak pedagang yang keluar masuk. Mulai dari jualan kopi panas, bandrek, gorengan, nasi bungkus, you name it and you’ll find all you need

Setelah hampir 12 jam di jalan (padahal normalnya kalau naik bis Bandung-Jogja sekitar 9 jam), akhirnya kami menyambut pagi di Jogja. disambung naik bis, sampailah kami di asrama Ratnaningsih tercinta.

Selama di Jogja, kami hanya jalan-jalan disekitaran UGM dan Malioboro. Jajan-jajan dan makan-makan di pinggir jalan. Besok harinya, kami jalan ke Prambanan naik bis dari Jogja, membawa bekal nasi bungkus yang dibeli di jalan dan beberapa kantong teh manis. Perjalanan dadakan memang selalu mengesankan 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s