Jogja-Bandung-Sukabumi: cerita-cerita dalam bis (3)

Perjalanan Jogja-Sukabumi and so forth, random

Pilihan yang paling mudah ketika pulang dari Jogja ke Sukabumi adalah direct route dengan bis Rajawali. Sayangnya bis ini hanya satu kali keberangkatan dalam sehari dan selalu penuh. Selain itu, harus booking jauh-jauh hari sebelum hari H, sangat tidak cocok dengan saya yg suka dadakan ini. Dalam beberapa kesempatan, saya beruntung juga mendapat rizki naik bis ini, walaupun cuma ekonomi. Tiketnya cukup murah saat itu, hanya Rp.45 ribu, sekali lagi, bis ekonomi, tanpa AC selama 12 jam. Karena sering beli tiket saat mepet (mepet disini adalah sekitar 30 menit sebelum bis berangkat), tempat duduk saya selalu di belakang. Yah, sesekali dapat juga duduk di tengah, kalau pulang bukan pada musim liburan.

Suatu hari dalam perjalanan mudik lebaran, saya kebagian duduk paling belakang bersama beberapa orang mas-mas. Dua dari mereka kemudian mengobrol tentang betapa kerennya Jogja, betapa banyaknya kampus di Jogja, betapa kerennya UGM, dan betapa tidak mungkinnya orang Sukabumi kuliah di UGM karena orang sukabumi mah barelet. Glek! Seperti biasa, pura-pura cool dan menjadi pendiam adalah senjata saya, atau mungkin udah bawaan lahir saya terlalu cuek. Tak lama setelah itu, dua orang itu kemudian ingin melibatkan saya dalam obrolan mereka. Yang pertama kali ditanyakan tentu saja, di Jogja kuliah, kuliah dimana, asli mana? Dengan dada bergemuruh penuh kemenangan (hahah) saya menjawab: aseli Cibadak, kuliah di Teknik Kimia UGM, catet sekali lagi UGM. hehehee… setelah itu mereka hanya terdiam dan saya hanya tersenyum….puas..

Selain perjalan Jogja-Sukabumi, ternyata saya pernah juga berkunjung ke kota-kota sekitarnya.

  1. Ke Karanganyar mengunjungi rumah teman sekamar di kosan. Perjalanan sekitar 2-3 jam naik motor. Tinggal di rumah teman ga main kemana-mana karena kecapean naik motor. since then, naik motor jauh bukan opsi yg menyenangkan bagi saya
  2. Ke Solo mengunjungi rumah teman KKN waktu Idul Adha. Tepatnya numpang lebaran daripada bengong di asrama. Ke Solo naik kereta paramex dari stasiun lempuyangan disambung naik bis ke tempat teman. Sudah lupa exactly dimana alamatnya karena sesampainya disana, lagi2 saya hanya pindah tidur selama 2 hari 2 malam.
  3. Ke Sragen, ke rumah teman TA. dari Jogja naik kereta paramex dijemput di stasiun. Selain ngerem di kamar (as always), lumayan sedikit jalan-jalan di pagi hari untuk mencari sarapan. Pertama kenal dengan selat solo yg rasanya enak banget itu. Gurihnya daging sapi bercampur dengan segarnya kuah yang sedikit asam. oh so mouth watering
  4. Ke Magelang, for sure ke candi Borobudur dengan rombongan guru-guru SMA yang sedang study tour. Naik bis yang selain gratis, dapet makan, dikasi uang jajan juga. I was happy up on cloud number 9!
  5. Ke Muntilan dan Solo untuk kondangan. Ke Solo naik bis sewa karena rombongan dan ke Muntilan naik motor. I don’t really remember much the detail, but it was all fun!
  6. Masih di provinsi Jogja, perjalanan agak nekat dan ngasal ke Gunung Kidul mengunjungi saudara sepupu mama. Kali ini menemani tante yang sedang berkunjung ke Jogja untuk menengok sepupu saya yg pesantren di Bantul itu. Saya pernah berkunjung sekali ke rumah saudara yg di gunung kidul itu, dan lupa-lupa ingat bis dan tempat turunnya, tapi seperti biasa, pede kelewatan. Berangkatlah kami berdua dari Jogja, naik bis jurusan Gunung Kidul. Setelah lewat perkotaan (Wonosari kalau tidak salah), saya menunggu lama sambil mengingat2 jalan yang dilewati. Tante saya kemudian bertanya apakah kami tersesat atau tidak. Dengan pede saya bilang tidak. Setelah beberapa saat tidak bisa mengingat dimana kami harus berhenti, akhirnya saya bilang: nah kalo sekarang sepertinya kita tersesat! hahaaa… kemudian kami turun dan bertanya-tanya ke orang sekitar. Ada seorang bapak-bapak mengajak kami mampir ke rumahnya, menyuguhkan minuman dan makanan, dan kami menumpang sholat. Tidak kalah penting, numpang ngecharge HP tante saya yg sudah sekarat. Setelah batre kembali normal, kami menghubungi sodara yang di Gunung kidul dan memberi tau lokasi kami berada. Akhirnya kami dijemput dan ternyata rumah saudara itu masih jauuuuuuh…..hahahhaaa

Pict was taken from bismania.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s